Hubungan Perfect World dan Shrouding the Heavens: Mana yang Ditonton Duluan?
Anichin · 24 September 2026
Kalau kamu menonton Perfect World (Wanmei Shijie) dan Shrouding the Heavens (Zhe Tian), cepat atau lambat kamu akan menyadari ada benang merah di antara keduanya. Nama tempat, istilah kuno, dan legenda tertentu terasa familiar. Itu bukan kebetulan. Keduanya memang berbagi semesta yang sama.
Satu Penulis, Satu Semesta
Dua cerita ini ditulis oleh Chen Dong, salah satu penulis novel web paling berpengaruh di China. Chen Dong dikenal suka membangun semesta besar yang saling terhubung antarnovel. Shrouding the Heavens terbit lebih dulu sebagai novel, lalu Perfect World menyusul dengan latar waktu yang jauh lebih kuno di semesta yang sama.
Artinya, secara kronologi cerita, dunia Perfect World berada di era purba, sedangkan Shrouding the Heavens berlatar jauh setelahnya. Banyak hal yang di Shrouding the Heavens hanya berupa legenda samar punya asal-usul yang diceritakan di Perfect World.
Sekilas Dua Cerita
Perfect World
Perfect World mengikuti Shi Hao, anak jenius dari Desa Batu di dunia purba yang keras. Seluruh desanya mendukung latihannya, sementara klan asalnya menyimpan masa lalu misterius. Nuansanya adalah kisah tumbuh dewasa: dari bocah desa sampai tokoh yang mengguncang dunia. Donghua-nya masih ongoing dan sudah melewati ratusan episode.
Shrouding the Heavens
Shrouding the Heavens dibuka dengan pemandangan sembilan bangkai naga yang menarik peti mati perunggu di luar angkasa. Ye Fan dan teman-teman kuliahnya terlempar ke dunia mitos lewat peristiwa itu, lalu harus bertahan di tengah sekte, ras kuno, dan rahasia langit. Nuansanya lebih misterius dan penuh teka-teki sejarah.
Mana yang Harus Ditonton Duluan?
Ada dua pendekatan, dan keduanya sah:
- Urutan kronologi: Perfect World dulu, baru Shrouding the Heavens. Kamu akan melihat asal-usul legenda sebelum mendengarnya disebut sebagai mitos. Cocok untuk penonton yang suka memahami dunia secara runtut.
- Urutan terbit novel: Shrouding the Heavens dulu, baru Perfect World. Kamu akan merasakan misteri seperti pembaca novel generasi awal, lalu mendapat “jawaban” saat menonton Perfect World. Cocok untuk penonton yang suka efek kejutan.
Rekomendasi kami: kalau kamu ingin cerita yang sudah tamat dan tidak mau menunggu mingguan, mulai dari Shrouding the Heavens. Kalau kamu senang mengikuti cerita panjang yang terus berjalan, mulai dari Perfect World.
Apakah Wajib Menonton Keduanya?
Tidak. Masing-masing punya tokoh utama, konflik, dan akhir ceritanya sendiri. Hubungan antarsemesta adalah bonus bagi penonton yang mengikuti keduanya, bukan syarat untuk memahami cerita.
Karya-Karya Chen Dong yang Lain
Perfect World dan Shrouding the Heavens bukan satu-satunya novel Chen Dong. Beberapa karyanya yang lain juga dikenal saling terhubung atau berbagi gagasan besar yang sama, yaitu dunia yang sangat tua, rahasia yang terkubur ribuan zaman, dan tokoh yang menentang takdir. Karya-karya utamanya antara lain:
- Shen Mu – novel awal Chen Dong.
- Zhe Tian – diadaptasi menjadi Shrouding the Heavens.
- Wanmei Shijie – diadaptasi menjadi Perfect World.
- Sheng Xu (Holy Ruins) – lanjutan dari semesta yang sama dengan latar yang lebih jauh lagi.
- Shen Kong Bi An – diadaptasi menjadi The Other Side of Deep Space, yang memadukan kultivasi dengan fiksi ilmiah.
Kalau kamu menikmati Perfect World dan Shrouding the Heavens, The Other Side of Deep Space adalah cara bagus untuk melihat bagaimana Chen Dong memadukan gaya khasnya dengan latar masa depan.
Perbandingan Singkat
| Perfect World | Shrouding the Heavens | |
|---|---|---|
| Tokoh utama | Shi Hao, anak desa di dunia purba | Ye Fan, mahasiswa dari Bumi modern |
| Awal cerita | Tumbuh di Desa Batu yang kecil | Terlempar ke dunia mitos lewat peti mati perunggu |
| Nuansa | Kisah tumbuh dewasa, hangat lalu epik | Misterius, penuh teka-teki sejarah |
| Status donghua | Masih ongoing | Sudah tamat |
| Cocok untuk | Penonton yang suka mengikuti mingguan | Penonton yang ingin maraton |
Hal yang Menarik Diperhatikan Saat Menonton Keduanya
- Nama tempat dan ras kuno. Beberapa nama yang terdengar asing di satu cerita punya bobot sejarah di cerita lainnya.
- Legenda para tokoh besar. Tokoh-tokoh yang di satu era hanya menjadi cerita rakyat bisa jadi tokoh nyata di era lain.
- Tema melawan takdir. Shi Hao dan Ye Fan sama-sama menolak nasib yang ditentukan langit. Membandingkan cara mereka melakukannya adalah salah satu kesenangan terbesar bagi penggemar semesta ini.
Tidak perlu menjadi pembaca novel untuk menikmati hubungan ini. Cukup tonton dengan teliti, dan detail-detail kecil itu akan terasa seperti hadiah.
Film dan Spin-off
Shrouding the Heavens juga punya film pendek, The Imperial Path. Tonton setelah serial utamanya agar konteksnya tidak hilang.
Kenapa Semesta Bersama Terasa Spesial?
Di dunia donghua, jarang ada dua serial besar yang benar-benar berbagi sejarah. Kebanyakan franchise berdiri sendiri. Hubungan Perfect World dan Shrouding the Heavens memberi pengalaman yang mirip dengan membaca sejarah dari dua sudut: satu dari masa ketika legenda sedang terjadi, satu lagi dari masa ketika legenda itu tinggal cerita.
Efeknya, dunia terasa lebih tua dan lebih nyata. Ketika tokoh di Shrouding the Heavens menyebut peristiwa kuno dengan penuh hormat, penonton Perfect World bisa merasakan bobotnya. Sebaliknya, penonton yang sudah menonton Shrouding the Heavens akan menangkap petunjuk-petunjuk kecil di Perfect World tentang ke mana dunia itu akhirnya akan bergerak.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apakah Ye Fan dan Shi Hao pernah bertemu?
Di versi donghua, keduanya menjalani cerita masing-masing di era yang berbeda. Hubungan antarsemesta lebih banyak terasa lewat sejarah dan legenda, bukan lewat pertemuan langsung di layar.
Apakah harus membaca novelnya?
Tidak. Donghua keduanya bisa dinikmati tanpa membaca novel. Novel hanya menambah detail bagi yang ingin menggali lebih dalam.
Mana yang animasinya lebih bagus?
Keduanya digarap dengan animasi 3D modern. Perfect World yang masih tayang cenderung terus diperbarui kualitasnya dari waktu ke waktu, sementara Shrouding the Heavens menawarkan pengalaman yang sudah utuh dari awal sampai akhir.
Urutan yang Kami Sarankan
- Shrouding the Heavens – tonton sampai selesai. Nikmati misterinya tanpa tahu jawabannya.
- Film The Imperial Path – opsional, sebagai penutup semesta Ye Fan.
- Perfect World – ikuti mingguan dan perhatikan bagaimana legenda yang dulu hanya disebut kini benar-benar terjadi.
- The Other Side of Deep Space – bonus untuk melihat sisi lain gaya Chen Dong.
Urutan ini memadukan kepuasan menonton cerita yang sudah tamat dengan keseruan mengikuti cerita yang masih berjalan.
Kalau waktumu terbatas, cukup pilih salah satu dari dua serial utama dan nikmati sampai tuntas. Hubungan antarsemesta akan tetap menunggu saat kamu siap menonton yang satunya.
Kalau Suka Dua Judul Ini
Penggemar semesta besar ala Chen Dong biasanya juga cocok dengan Swallowed Star dan Tales of Herding Gods, dua donghua dengan dunia yang sama luasnya dan misteri yang dibuka pelan-pelan. Rekomendasi lain yang mirip bisa kamu temukan di halaman donghua fantasy.
Berita Anichin Lainnya
24 Sep 2026
Urutan Nonton Battle Through the Heavens (BTTH) dari Season 1 sampai Season 5
24 Sep 2026
Urutan Nonton Soul Land (Douluo Dalu) dan Soul Land 2 yang Benar
24 Sep 2026
Istilah Kultivasi di Donghua: Qi Refining, Golden Core, Nascent Soul, dan Lainnya
24 Sep 2026